Minggu, 29 Mei 2016

Kesesatan hukum kekekalan energi


Perkataan mereka (para penulis buku IPA) bahwa energy itu kekal, tidak musnah hanya berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, pernyataan ini bertentangan dengan dalil syar’i dan kenyataan, Alloh ta’ala berfirman,

“Alloh Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah”. Lalu jadilah ia.” (A L – B A Q O R O H : 117).

Ibnu ‘Abbas rodhiyallohu ‘anhuma berkata :

وَ خَلَقَ الأَرْضَ فِيْ يَوْمَيْنِ ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ فِيْ يَوْمَيْنِ

ثُمَّ دَحَى الأَرْضَ وَ دَحْوُهَا أَنْ أَخْرَجَ مِنْهَا الْمَاءَ وَالْمَرْعَى وَ خَلَقَ الجِبَالَ وَ الْجَمَالَ

وَ الآكَام وَ مَا بَيْنَهُمَا فِيْ يَوْمَيْنِ آخَريْنِ

“Alloh menciptakan bumi dalam 2 hari, kemudian menuju ke penciptaan langit, Dia mengerjakannya dalam 2 hari, kemudian Dia menghamparkan bumi, menghamparkannya yaitu dengan mengeluarkan air dan tumbuh-tumbuhan, menciptakan gunung-gunung, semua yang indah, bukit-bukit dan apa yang ada di antaranya dalam 2 hari.” (Atsar R. Bukhory )

Dan kenyataan ketika seseorang meninggal maka energinya hilang tak berbekas, maka kemana energinya? Jawabnya kembali kepada Alloh ta’ala,

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun (sesungguhnya kami dari Alloh dan hanya kepada-Nya kami kembali)” .” (A L – B A Q O R O H : 156).

“Katakanlah: “Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan”. Dan (katakanlah): “Luruskanlah muka (diri) mu di setiap salat dan sembahlah Alloh dengan mengikhlaskan ketaatanmu hanya kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah) kamu akan kembali kepada-Nya)”.” (A L – A ‘ R O F : 29).

Maka energy termasuk makhluq Alloh yang diciptakanNya dan akan kembali kepada-Nya,

“Padahal Alloh-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu”. (A S H – S H O F F A T : 96).

“Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,” (A L – W A Q I ‘ A H :83).

“Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?,” (A L – W A Q I ‘ A H : 87).

“Katakanlah: “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.” (A S – S A J A D A H : 11).
 firman Allah :

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ 

“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” (Ar-Rahman : 26-27)

Tidak ada komentar: