Sabtu, 23 April 2016

Mu'awiyah meracuni al hasan cucu nabi ?

APAKAH MU’AWIYAH RADHIYALLAHU ANHU MERACUN AL-HASAN BIN ALI RADHIYALLAHU ANHUMA?
Termasuk kedustaan yang diyakini sebagian orang yaitu cerita Mu’awiyah Radhiyallahu anhu meracuni al-Hasan bin Ali Radhiyallahu anhuma . Memang cerita ini disebutkan di sebagian buku-buku tarikh, tetapi tidak bisa dipercaya.

Ibnul ‘Arabi rahimahullah berkata: Jika ada yang mengatakan ia (Mu’awiyah) menyusupkan orang yang meracun al-Hasan, maka kami katakan, ini mustahil (ditinjau) dari dua sisi. 

Pertama, Mu’awiyah tidak perlu menjaga diri dari serangan al-Hasan, karena al-Hasan telah menyerahkan urusan (kekuasaan).

Kedua, masalah tersebut merupakan perkara ghaib, tidak ada yang mengetahuinya selain Allah. Maka mengapa engkau tuduhkan hal itu dengan tanpa bukti kepada salah seorang dari makhluk-Nya setelah zaman yang jauh. Kita tidak meyakini nukilan seseorang yang menukilkan yang berada di tengah-tengah pendapat para pengikut hawa nafsu, dan di dalam keadaan fitnah dan fanatisme, setiap orang menisbatkan kepada musuhnya perkara yang tidak pantas. Maka nukilan-nukilan itu tidak diterima kecuali yang bersih (murni) dan tidak didengar kecuali dari seorang yang benar-benar adil (jujur dan baik). [Al-‘Awâshim minal-Qawâshim, hlm. 220-221].

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata membantah Ibnu Muthahhar: “Adapun perkataan Ibnu Muthahhar ‘sesungguhnya Mu’awiyah meracun al-Hasan’, maka ini memang disebutkan oleh sebagian orang, tetapi tidak ada bukti yang dibenarkan syari’at atau pengakuan yang diterima, dan tidak ada nukilan yang bisa dipastikan. Ini termasuk perkara yang tidak mungkin diketahui. Maka mengatakan tentang hal ini merupakan perkataan tanpa ilmu. Intinya, hal seperti ini tidak bisa dihukumi dalam syari’at berdasarkan kesepakatan kaum muslimin”. [Minhajus-Sunnah, 4/469]

Tidak ada komentar: