Rabu, 08 Juni 2016

Imam assyaukani syiah zaidiyyah atau syafi'iyyah ?


al-Syaukani juga mempelajari beberapa buku di luar tradisi Zaidiyah. Misalnya, ia mempelajari kitab usul fikih Syafi’I, Syarh Jam‘ al-Jawâmi‘ karya Jalâluddîn al-Mahalli (w. 864 H.) di bawah bimbingan al-Hasan ibn Ismail al-Maghribi, juga mempelajari kitab hadits hukum, Bulûgh al-Marâm karya al-Imâm Ibn Hajar al-Asqâlânî (w. 852 H.) pada al-Maghribi, kitab komentar al-Asqâlânî atas Sahîh al-Bukhârî, yang berjudul Fath al-Bârî, yang banyak menyinggung fikih secara luas, dipelajarinya dari al-Kaukabani. Oleh karena itu, tidak heran kalau pendapat al-Syaukani terlihat lebih luas. Meskipun ia dibesarkan dalam kultur Zaidiyah, ia tidak merasa terikat dengan madzhab tersebut, terutama setelah ia telah mampu melakukan ijtihad secara mandiri.

Tidak ada komentar: