Sabtu, 27 Mei 2017

ZIKIR ANTARA SALAT TARAWIH, APA HUKUMNYA?


✍🏻 Ibnul Haj Al Maliki (w. 737 H) mengatakan,

• - وَيَنْبَغِي لَهُ - أي : إمام المسجد - أَنْ يَتَجَنَّبَ مَا أَحْدَثُوهُ مِنْ الذِّكْرِ بَعْدَ كُلِّ تَسْلِيمَتَيْنِ مِنْ صَلَاةِ التَّرَاوِيحِ وَمِنْ رَفْعِ أَصْوَاتِهِمْ بِذَلِكَ وَالْمَشْيِ عَلَى صَوْتٍ وَاحِدٍ فَإِنَّ ذَلِكَ كُلَّهُ مِنْ الْبِدَعِ

❌📿 Seyogianya bagi imam masjid untuk menjauhi zikir yang diada-adakan setelah dua salam pada salat tarawih, dengan suara keras, dan melafalkannya dengan berbarengan karena itu semuanya termasuk bidah.

وَكَذَلِكَ يَنْهَىٰ عَنْ قَوْلِ الْمُؤَذِّنِ بَعْدَ ذِكْرِهِمْ بَعْدَ التَّسْلِيمَتَيْنِ مِنْ صَلَاةِ التَّرَاوِيحِ : الصَّلَاةَ يَرْحَمُكُمْ اللَّهُ فَإِنَّهُ مُحْدَثٌ أَيْضًا

🗯📣❌ Demikian pula, dilarang ucapan muazin setelah zikir bakda dua salam dari salat tarawih, "As sholatu yarhamukumullah" karena itu juga perkara yang diadakan.

وَالْحَدَثُ فِي الدِّينِ مَمْنُوعٌ وَخَيْرُ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - ثُمَّ الْخُلَفَاءِ بَعْدَهُ ثُمَّ الصَّحَابَةِ - رِضْوَانُ اللَّهِ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِينَ - وَلَمْ يُذْكَرْ عَنْ أَحَدٍ مِنْ السَّلَفِ فِعْلُ ذَلِكَ

⛔️ Perkara yang diadakan di dalam agama ini hukumnya terlarang.
👣 Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam kemudian para khulafaur Rasyidin setelahnya, lalu para shahabat ridhwanullahi 'alaihim ajma'in.
📛 Perbuatan ini tidak disebutkan dari seorang salaf pun."

📚 Referensi: Al Madkhal 2/294

Tidak ada komentar: