Kamis, 13 Maret 2014

syubhat penentang golput


mereka berkata :Boleh atau tdknya ummat islam terjun ke dunia politik praktis pd negara yg bercorak demokrasi selalu akan terjadi polarisasi antara yg pro dan yg kontra. Hal seperti itu wajar saja terjadi krn memang itu masalah ijtihadi sama halnya seperti maulidan, yasinan dll. Hal seperti itu tdk akan pernah selesai untk diperdebatkan. Dlm hal seperti itulah ummat islam dituntut untk memiliki kematangan berfikir dan kedewasaan emosional sehingga memiliki rasa tasaamuh yg tinggi. Membela KEMASLAHATAN UMMAT adalah hal yg QOTH'I yg merupakan kewajiban setiap muslim. Mk kaidah " MAA LAA YUDROKU KULLUHU LA YUTHROKU KULLUHU " ( apa2 yg tdk bs diraih secara keseluruhan mk bukn berarti kt tinggalkan keselururuhannya itu ). Dan jg kaidah " akhoffud dororoin" ( memilihmyg paling sedikit madhorotnya ) bs di terapkan dlm hal dan situasi semacam ini. Kita berusaha untk cermat melihat situasi seperti ini, APAKAH KALO KITA GOLPUT TDK JUSTRU MEMBIARKAN KEKUASAAN INIDIAMBIL OLEH MEREKA2 YG NONMUSLIM? Ketika kekuasaan diambil secara mayoritas oleh org2 nonmuslim mk kita mungkin akan melihat situasi BALI DAN MANADO terjadi secara merata di kota2 di Indonesia ini ? Di BALI siswi2 muslimah dilarang memakai JILBAB, di MANADO siswa/siswi muslim dipaksa untk mengikuti ritual2 kristen yg ada di sekolah tsb. Wallohu a'lam
jawab : siapa bilang hukum asal demokrasi itu masalah ijtihad.semua ulama' sepakat keharamannya karena bertentangan dengan syariat islam yg mulia.
kaidah " MAA LAA YUDROKU KULLUHU LA YUTHROKU KULLUHU " ini kaidah untuk hal2 yg disyari'atkan bukan yg jelas keharamannya.
kaidah " akhoffud dororoin" ( memilihmyg paling sedikit madhorotnya ) bs di terapkan dlm hal yg TERPAKSA DILAKUKAN.apakah anda terpaksa?
sekarang apakah anda memilih karena terpaksa?apakah kalau tidak memilih anda dibunuh atau diancam atau didenda ?...lalu jawaban apa yg engkau berikan dihadapana alloh???
soal pemerintahan akan diisi orang kafir,biarlah mereka makan bangkai haram demokrasi....ataukah anda ingin juga merasakan bangkainya ??
memilih itu hak bukan kewajiban.jadi golput adalah pilihan.

Tidak ada komentar: